Earth is our home!
Bumi
sebagai suatu sistem yang kompleks tercipta sejak empat milyar tahun yang lalu.
Setiap bagian, entah itu tanah, air, udara, tumbuhan, semuanya
saling berinteraksi. Alam dengan keseimbangannya berjalan dengan teratur
sehingga menimbulkan banyak manfaat yang bisa kita petik. Namun yang terjadi sekarang ini adalah, homo sapien
yang baru tercipta 200000 tahun yang lalu bisa dengan mudahnya merusak keseimbangan alam yang menjadi inti
sebuah kehidupan. Manusia menggali sumber daya yang ada di bumi, tanah, batu
bara, air tanah secara terus menerus digali untuk berbagai kepentingan manusia.
Hutan yang menjadi pabrik O2 setiap tahunya terus berkurang. CO2 yang harusnya
ditangkap oleh tumbuhan, kini banyak terbebas di atmosfer. Akibatnya adalah
kenaikan suhu bumi yang disebabkan oleh efek rumah kaca. Lebih jauh lagi, es es
yang ada di green land, kutub utara, kutub selatan, terancam akan mencair. Bisa
dibayangkan apa yang terjadi jika es-es itu mencair. Pulau-pulau yang tidak
tinggi terancam tenggelam karena kenaikan muka air laut.
Manusia, sebagai makhluk berakal tentunya sadar dan bertanggung jawab atas
perbuatannya. Kita harus melihat sisi lain yang bisa kita manfaatkan tanpa
menyakiti bumi. Pada beberapa negara telah memanfaatkan energi surya, energi
gelombang, energi angin untuk kepentingan mereka. Bagaimana dengan kita?
Kita harus tahu bahwa setiap tindakan kita bukan hanya kita yang menanggung
dampaknya. Tapi juga seluruh bumi. Atmosfer kita tidak bisa dibagi-bagi.
Kita
mestinya bersyukur atas manfaat-manfaat alam yang selalu kita rasakan tanpa
kita minta. Kita harusnya malu jika kita meminta lebih, terlebih lagi kikir. Mestinya kita selalu bersyukur dan saling tolong menolong. Hidup
berdampingan dengan manusia lainnya dan mencoba menemukan alternatif energi
yang ramah lingkungan, memperbaiki bumi dengan reforetrasi, mengurangi emisi
karbon, mengurangi penggunaan sampah non degradable, bijak dalam menggunakan
air, dan dengan cara-cara lain. Kita mestinya bisa lebih bijaksana.
Komentar
Posting Komentar