Summer in South Korea
Agustus 2014 lalu, akhirnya salah satu impianku "go abroad" tercapai. alhamdulillah. Berbagai macam masalah dan tantangan sebelum keberangkatan bikin aku lebih bijak dalam menyikapi rejeki Allah yang satu ini. Mulai dari ujian ngurus berkas ke luar negeri (visa, surat dari IPB, tiket pesawat) sampai hal-hal teknis kayak nukerin uang, prepare apa-apa yang perlu disiapin, dan lain-lain yang-bisa dibilang, sangat amat melatih kesungguhan dan kesabaran. Tapi Allah sayang aku. Allah sayaaaang banget sama aku. Kerasa banget banyak tangan-tangan yang membantu dari sana-sini. Mulai dari orang terdekat (Khovivatul Istiqomah yang nganterin nuker uang ke seantero money changer di Bogor, Mbak Tia, Mbak Zahra, Rumah apel dan teman yang ga bisa disebutin satu-satu), sampai orang yang ga pernah aku kenal sedikitpun sebelumnya (Bapak sopir Taksi yang nganter aku dari kedubes Korea ke banda Sukarno Hatta). Mereka adalah panjang tangan Allah untuk mempermudah urusanku. Sayang Al...