Sebut Saja Outbound (bukan istilah sebenarnya)


Pagi itu, Minggu 17 Februari 2013, terdapat sekumpulan mahasiswa yang sedang duduk melingkar ditempat tersohor di FMIPA (re: POMI). Sekumpulan mahasiswa ini bukan ingin demo atau pergi ke walimahan temen bareng-bareng, mereka ingin melaksanakan sebuah agenda besar, yaitu (sebut saja) "outbound".  "Outbound" ini adalah program kerja Internal yang tergabung dalam PUP. Agenda besar BEM Kabinet Sahabat Sinergi 2013. PUP adalah singkatan dari Pelantikan, Upgreading dan Pengembangan diri. Jadi jangan mikir aneh-aneh ya (klarifikasi). 
Agenda pelantikan sudah dilaksanakan pada tanggal 10 Februari lalu. Upgreading #1 juga sudah dilaksanakan tanggal 9 Februari. Outbound kali ini merupakan Upgreading #2 yang secara khusus mengundang trainer-trainer profesional dalam bidangnya. Entah mengapa atmosfer pagi itu sangatlah bersahabat. Kami memulai hari itu dengan ceria, dan tentunya dengan perut yang sudah terisi. Kami makan bareng dan kenalan bareng. Kalimat mantera yang menjadi adat ketika ada sesi kenalan, ketika saya dan teman dekat saya duduk sampingan adalah, "Assalamu'alaikum, nama kami Anis. Saya Anis STK, Anis 1. Saya Anis GFM, Anis 2. Kami berasal dari Sragen. Departemen kami Internal." Mungkin pembaca bingung dengan kalimat mantera ini. Tapi memang saya punya temen deket (deket banget) namanya Anis, asalnya juga dari Sragen, di BEM juga se-departemen, satu kontrakkan, satu SMA, dan mungkin "kesamaan" kami yang lain tidak lama lagi akan segera terbongkar. Kata Kak Edo (Ketua BEM FMIPA 2013), "Kalo Indonesia Mengajar punya Anies Baswedan, BEM tahun ini juga punya Anis-Anis yang lain. Malah kita punya dua."  Yah, semoga saja takdir Allah ini memberikan berkah kepada BEM FMIPA 2013 khususnya, dan juga kepada bangsa, negara, keluarga dan agama pada umumnya. Aamiin. Hehehe. untuk sejenak, lupakan Anis-Anis (Walaupun sebenarnya kami sulit untuk dilupakan :p ).
Kembali ke POMI, agenda outbound. Setelah acara di POMI selesai, peserta outbound diambil alih oleh Kak Fahri (Trainer) yang langsung memberi perintah untuk membuat kelompok outbound dalam waktu 5 menit. Dengan syarat, tidak boleh sekelompok ada yang sama departemen di BEM, sama jurusan di IPB, dan harus beda bulan lahirnya. Sesaat setelah perintah diserukan, kami (peserta) sempat cengoh. Sampai akhirnya kak Edo memandu pembuatan kelompok outbound. Akhirnya saya dapet kelompok 5. Dengan waktu yang singkat pula kami membuat nama kelompok dan menentukan ketua kelompok. Setelah penentuan ketua kelompok, ketua kami (Arif) sempat hilang. Ternyata semua ketua kelompok ditugaskan oleh Kak Fahri untuk lari keliling CCR. "Sebagai ketua apapun, kalian harus lebih kuat dari yang kalian pimpin."   Itulah secuil kalimat berharga yang terkutip dari Kak Fahri. 
Nama kelompok kami "KECEBUR". Nama kami muncul ditengah nama-nama kelompok lain yang ternyata juga ber-genre sama. Sama anehnya. haha. Kelompok lain ada yang namanya Macan, Belalang Tempur, Bunga, dan flora fauna sejenisnya. Yah, walaupun kadang kala rumput tetangga lebih hijau, tapi tetep rumput kelompok kami dua kali lebih hijau. :)  Inilah foto kelompok "KECEBUR":
Kecebur ceria banget! 
Penentuan keberangkatan outbound ditetapkan dengan beberapa games. KECEBUR masuk dalam trap 2 bersama dengan kelompok 5 dan 6. Ini foto-foto kelompok 4, 5, dan 6 sebelum berangkat;
Kami berangkat diawali dengan foto-foto, padahal trainer-trainer sudah menunggu di pos selanjutnya. hehehe

Diatas adalah foto yang diambil ketika kami sampai di wilayah FAHUTAN. Kami masih sangat ceria. Dan coba tebak apa yang terjadi beberapa menit setelah itu,..jeng jeeeeng
Rudi (tanda panah) entah kenapa jalannya sempoyongan dan hampir jatoh. Semua saksi matapun ketawa ngakak, nggak ngerti kenapa bisa-bisanya dia jatoh. Kita pun melanjutkan perjalanan menuju pos 1 dengan sisa-sisa tawa yang masih tersungging di bibir kami masing-masing. 

Yak, sampailah kami di pos 1. Permainan pos satu ini (entah namanya apa) dipandu oleh Kak Iif dan Kak Puji. Inti permainannya atur strategi supaya nggak kena tali, tapi masih tetep harus jaga jangan sampai putus sama temennya. Yang paling berkesan adalah menaburken tepung ke kelompok lawan yang kalah. Kelompok Kecebur terpaksa menjadi juara dua setelah kelompok Belalang tempur. Inilah ilustrasinya,

Step 1. Siapkan korban dan tutup matanya
Step 2. Sediakan Tepung di tangan masing-masing

Step 3. taburkan tepung pada korban yang terkena tali

Step 4. Tertawakan korban masing-masing
Hahaha, ini bukan step-step bikin kue, ini berbahaya. So, don't try it at home.

Perjalanan kami lanjutkan menuju pos 2, disana kita main lumpur bareng Kak Dimas dan Kak Ika. Entah ini maen bareng lumpur atau apalah namanya. Tantangan di pos 2 ini, setiap kelompok (hanya laki-laki), harus menyebrangi kubangan lumpur dengan membawa tas. Siapa yang tasnya paling bersih setelah sampai di sebrang kubangan, itulah yang menang. Esensi games ini, ibaratnya tas itu adalah amanah yang harus dijaga dengan baik-baik. Kurang lebih seperti itu lah yaa..
Seru kaan...
Setelah pos 2 kami pergi menuju pos 3 yang ternyata bertempat di sebuah sungai. Surgaaaa. Momentnya pas banget. Pas banget pakaian dan sepatu kami kotor. Jadi sekalian cuci cuci jemur jemur, cuci cuci jemur jemur. hehehe
Games di pos ini adalah mengumpulkan air dalam sepatu. Dan untuk pertama kalinya, kelompok Kecebur menaaaang... kayaknya mah emang udah passionnya KECEBUR itu yang nyebur-nyebur kali ya..jadi kita menang di games ini..Horeee... Intinya mah dalam games ini, kita nggak boleh berhenti mencoba, dan harus tetap memberi yang terbaik. :)

Beres pos 3 kita semua naik keatas sungai, kemudian para trainer memberikan wejangan-wejangannya untuk kami. Sayangnya waktu itu, saya bareng Anis (Anis lagi ) harus ngambil konsumsi di bara empat. Kita naik motor dan baliknya temen-temen yang lain udah nyampe di belakang masjid Al Hurriyyah. Terus kita makan siang bareng lagi. Trus penutupan oleh Kak Ando, kadept Internal. Kita pun akhirnya pulang ke kos masing-masing. 
di sekitar FATETA, saat kami pulang
SAHABAT SINERGI!!
Satu hati bersinergi, Kuat, Cepat, Berrr-sahabat!!


Mungkin suatu saat kenangan hari ini akan menjadi sulit untuk diingat. Tapi persahabatan kami tanpa kami ingatpun masih akan tetap terekam dimemori kami masing-masing. Saat tua nanti, walaupun kami telah gugur layaknya daun daun ini, ketika kami telah jatuh dan musnah, kami tetap akan mengabdikan diri kami untuk orang lain dan generasi mendatang. Layaknya daun yang gugur dan menjadi unsur hara bagi tanaman yang lain. 

Komentar

  1. cek-cek disini anis satu..
    anyis aku makhluk pertama yang koment, keren tulisanmu bung! sepertinya kita akan jadi saingan berat..huuh.. :D semangat menulis!!
    anis dua-anis dua..gantii ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anis-satu disini, sisini
      waah, nggak mau ah saingan-saingan. Kita partneran aja deh yee.. saling membantu dan mengingatkan :D
      Oke, semangat Anis-Anis :D

      #Pembaca yang budiman, diatas ini adalah Anis 1 yang saya ceritakan, hihihihihihi, bener kan kita deket banget

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Seleksi LPDP (Berhasil dan Gagal, LPDP Luar Negeri dan Dalam Negeri)

Cara membuat visa untuk ke Korea